Sunday, June 2, 2019

Warung Laota Bali



Sebagai seseorang yang tidak menyukai bubur-lontong-ketupat, suatu kejadian langka kalau saya tiba-tiba kepengen makan bubur.. Biasanya kalau lagi sakit pun, saya menolak makan bubur.. hahaha.. Nah berhubung lagi kepengen makan bubur, meluncurlah saya menuju Warung Laota, salah satu tempat makan bubur paling enak di Bali.. Saat ini Warung Laota memiliki 3 cabang, yaitu di Jalan Raya Kuta, di Jalan Sunset Road, dan di Jalan Bypass Ngurah Rai Jimbaran.. Siang itu saya memilih datang ke Warung Laota yang berada di Jalan Sunset Road..


Warung Laota @ Sunset Road



Berhubung lagi jam makan siang, jadi restaurantnya full.. Pengunjungnya mostly tourists, baik tourist domestik maupun mancanegara.. Restaurant-nya sih cukup nyaman, walaupun AC-nya kagak kerasa saking ramainya.. hehehe.. Walaupun menu buburnya yang paling terkenal, di Warung Laota ini juga menawarkan aneka menu olahan Chinese food lainnya.. And good news, Warung Laota ini pork-free lho..





















Siang itu saya memesan Bubur Seafood, Lettuce Saos Tiram, Sapo Tahu Seafood, Ayam Panggang, dan Ikan Kerapu Steam.. Untuk minumnya, Chinese Tea all the way.. Secara makan Chinese food paling pas ditemani dengan Chinese tea.. Untuk pilihan tea –nya sendiri ada Oolong, Po Li, dan Jasmine.. Yang pertama disajikan adalah Bubur Seafood.. Porsi bubur di sini lumayan besar, jadi memang cocoknya di-sharing.. Kemarin 1 porsi bubur dimakan 4 orang.. hehehe.. Bubur-nya sih sudah tidak perlu dijelaskan lagi.. Enak banget.. Gurihnya pas, tekstur buburnya juga pas.. Lebih enak lagi kalau ditambahkan campuran kecap asin dan jahe iris.. Berhubung saya memesan Bubur Seafood, jadi isiannya buburnya adalah aneka seafood, seperti ikan, udang, dan kerang.. Sebagai pelengkap makan bubur, jangan lupa pesan Cakue-nya yang super garing dan enak.. Perpaduan yang sempurna.. hahaha.. 


Bubur Seafood (47k)


Cakue (@ 9k)



Next adalah si Lettuce Saos Tiram.. Somehow enakan olahan lettuce di sini dibandingkan restaurant terkenal di Guangzhou, China.. Jadi tidak selamanya yang asli lebih enak ya.. hahaha.. Di sini lettuce-nya dimasak dengan pas.. Saos tiram yang digunakan juga kualitasnya bagus, bukan yang brand murah meriah.. Sapo Tahu Seafood-nya surprisingly warna sauce-nya agak gelap.. Secara taste juga cenderung manis.. Definitely not the best sapo tahu I’ve ever had.. Tapi masih bisa dinikmati.. Ayam Panggangnya sih secara rasa enak.. Kulitnya garing dan dagingnya masih juicy.. Sebagai pelengkapnya, si ayam hadir dengan ginger+garlic sauce.. Overall, saya lebih suka Ayam Panggang versi Kuta Plaza Restaurant atau Restoran Renon.. Last but not least, si Ikan Kerapu Steam yang tidak nongol-nongol sampai kami selesai makan.. Setelah complain berkali-kali akhirnya si ikan keluar.. Secara look sih ikannya looks appetizing.. Tapi begitu dimakan, duh rasanya berminyak banget.. Jadi ternyata di atas ikannya itu diberi daun bawang yg diiris tipis-tipis dan digoreng.. Gurih sih memang, tapi minyaknya buanyakk banget.. Jadi pas dimakan terasa greasy gitu.. Ikannya sih sudah pasti fresh banget.. Padahal saya pesan yang ikan fresh, bukan yang live alias hidup.. Yang fresh harganya 3x lipat soalnya.. hahaha..


Lettuce Saos Tiram (45k)


Sapo Tahu Seafood (65k)


Ayam Panggang 1/2 Ekor (75k)


Kerapu Steam Fresh (100k)



Overall, two thumbs up untuk bubur-nya Warung Laota.. Definitely will be back for their porridge atai congee.. Untuk makanan lainnya, well masih banyak restaurant Chinese food di Bali yang lebih enak.. hehehe..





Warung Laota
Jl. Sunset Road No 88
Kuta, Bali
Phone  :  +62822 4715 3734
Opening Hours  :  08.00 - 23.00

Other Branches  :
Jl. Raya Kuta No. 530, Tuban, Bali
Opening Hours  :  open 24 hours

Petokoan Niaga Nusa Dua - Puri Mumbul
Jl. Bypass Ngurah Rai No 77 X, Jimbaran, Bali
Opening Hours  :  08.00 - 23.30


Taste  :  ✮✮✮
Price  :  ✮✮
Service  :  ✮✮✮
Place  :  ✮✮☆☆
Recommended  :  aneka Bubur

KDrama ~ My Mister (My Ahjussi / Naui Ajusshi / 나의 아저씨)


Annyeong.. Setelah beberapa bulan "hiatus" dari dunia kdrama, akhirnya saya memutuskan untuk menonton kdrama lagi.. Apalagi di tengah-tengah penulisan karya ilmiah dan persiapan tugas akhir program, saya memang perlu hiburan.. Biar ga stress kan ya.. hehehe.. Sayangnya kdrama yang "on-going" tidak ada yang menarik di hati.. Berharap banyak dengan drama-nya TVN yang baru tamat itu.. Tapi kalau lihat clip-nya di IG, kok ya tiap episode kissing melulu.. Saya yang biasanya doyan dengan drama bergenre rom-com, tiba-tiba malas banget nonton drama model begitu.. Untungnya ketika lagi IG-an, tanpa sengaja saya menonton clip-nya drama My Ahjussi.. Video yang singkat itu ternyata cukup membuat saya penasaran untuk langsung streaming episode demi episode drama My Ahjussi ini..




Di sini saya tidak akan menjelaskan panjang lebar tentang alur cerita My Ahjussi.. Secara banyak situs dan blog yang sudah membahas drama ini secara detail.. Go check this cool web.. Di sini sudah dijelaskan panjang lebar, why we should watch My Ahjussi.. hehehe.. Sekilas tentang drama ini :



Drama  :  My Mister  /  My Ahjussi  /  Naui Ajusshi

Hangul  :  나의 아저씨

Director  :  Kim Won-Suk

Writer   :  Park Hae-Young

Network  : tvN

Episodes  :  16

Release Date  :  21 March 2018 - 17 May 2018


Cast  :  
Lee Sun-Kyun as Park Dong-Hoon

IU  /  Lee Ji-Eun as Lee Ji-An

Park Ho-San as Park Sang-Hoon

Song Sae-Byeok as Park Gi-Hoon

Lee Ji-Ah as Kang Yoon-Hee

etc.



More info  :  Wikipedia  or  AsianWiki




Synopsis  :
A man (Lee Sun-Kyun) in his 40's withstands the weight of life. A woman (IU) in her 20's goes through difficult experiences, but also withstands the weight of her life. The man and woman get together to help each other.
Dong-Hoon (Lee Sun-Kyun) is married to Yoon-Hee (Lee Ji-Ah). His wife is secretly having an affair with a senior executive at the construction company where he works. Yoon-Hee wants to divorce Dong-Hoon and marry the executive, Joon-Young (Kim Young-Min). Dong-Hoon also has two brothers who live with his mother. The oldest brother, Sang-Hoon (Park Ho-San), doesn't have a job and he is separated from his wife. Gi-Hoon (Song Sae-Byeok) is the youngest brother and he wants to become a movie director.
Meanwhile, Ji-An (IU) lives in a difficult situation. She supports her grandmother who is unable to move by herself. Ji-An is also in heavy debt and is harassed by loan shark Gwang-Il (Chang Ki-Yong). She works as a temp employee at the same construction company as Dong-Hoon. One day, she sees Dong-Hoon receive 50 million won ($50,000 USD) of gift certificates. She goes back to the office late at night and takes the gift certificates from Dong-Hoon's desk. She tries to pay off her debts with the gift certificates, but her plan doesn't work out.
Ji-An learns that Joon-Young, the company Vice President, is having an affair with Dong-Hoon's wife. She goes to Joon-Young and offers to make Dong-Hoon leave the company if he will pay her. 


For me, this drama is simply a masterpiece.. Bahkan ketika saya selesai menonton episode ke-16-nya, saya masih susah move-on dari drama ini.. Ujung-ujungnya re-watching.. hahaha.. Anehnya, saya biasanya tidak suka drama model begini.. Ceritanya lumayan "berat" untuk saya yang penggemar drama rom-com.. Apalagi drama ini minim skinship.. hehehe.. Tapi walapun minim skinship, drama ini sukses buat saya baper sebaper-bapernya.. Padahal drama ini bisa dibilang bukan romantic drama.. No kissing, hug pun cuma sekali doang.. Tapi lihat Ahjussi dan Jian tatap-tatapan saja sudah berhasil membuat saya ikutan sedih dan baper.. Makanya banyak yang bilang, My Ahjussi ini adalah the most romantic non-romantic drama.. hahaha..

Buat sebagian orang, plot drama ini memang tidak biasa.. Ga heran di Korea Selatan pun saat itu sampai heboh karena mengira drama ini menceritakan tentang kisah cinta Ahjussi berusia 45 tahun dengan cewek muda berusia 21 tahun.. Ditambah lagi dengan pemainn utamanya yang merupakan idol atau penyanyi terkenal di Korsel.. Tambah deh banyak yang ribut, sampai-sampai sutradara dan casts-nya harus berulang kali menjelaskan bahwa drama ini tidak dan bukan sekedar love story seperti yang dikira banyak orang.. Kalau saya sih percaya bahwa "when you truly love someone, age is just a number"..  So sudah pasti saya masuk ke team pendukung Ahjussi & Jian.. hahaha..












Tapi drama My Ahjussi ini tidak hanya menawarkan kisah romantis lho.. Banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik dari drama ini.. Bagaimana dua orang dengan latar belakang yang sangat berbeda, dengan berbagai permasalahan dan beban hidup, bisa bertemu, saling membantu dan menyemangati, sampai akhirnya menemukan kebahagiaannya masing-masing..




Standing ovation juga untuk director dan screenwriter drama My Ahjussi ini.. Drama ini digarap dengan ciamik banget.. Padahal kalau dilihat, kebanyakan scene-nya hanya di dalam kereta (metro), di bar, di kantor, dan di jalanan.. Tapi attention-to-detail-nya benar-benar luar biasa.. Dua pemain utama My Ahjussi, Lee Sun-Kyun dan Lee Ji-Eun pun ternyata sukses membungkam mulut para haters.. Duet mereka ini sukses membius para penonton.. Pada ga menyangka kan IU cocok juga disandingkan dengan Lee Sun-Kyun yang jauh lebih senior.. Banyak scene di My Ahjussi ini yang tanpa dialog, kalau pun ada, kata-katanya sangat singkat dan sederhana.. Untuk itu diperlukan akting yang mumpuni, sehingga maksud dan emosi yang harus ditampilkan oleh para pemain tersampaikan ke para penonton.. Duh, ga heran deh kalau drama ini sukses menyabet penghargaan Best Drama dan Best Screenplay di 2019 BaekSang Arts Awards.. Harusnya sih layak juga mendapatkan penghargaan Best Actor dan Best Actress juga.. Siapa yang menyangka Lee Sun-Kyun dan Lee Ji-Eun memiliki chemistry yang daebak.. hehehe.. 









Buat yang belum pernah menonton drama ini, monggo dicoba.. Awalnya saya juga kurang tertarik, apalagi scene-nya banyak yang gelap dan kebanyakan pemainnya senior-senior semua.. Tapi setelah beberapa episode, saya malah jatuh hati.. Tiap malam bantal jadi basah karena mewek terus dan besoknya kerja dengan mata bengkak karena kebanyakan nangis.. hahaha..