Sunday, September 11, 2022

Hotel Review ~ Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali

Salah satu tempat favorit saya di Bali adalah Samasta Lifestyle Village di Jimbaran, yang sudah pernah saya review beberapa tahun yang lalu (read here).. Samasta ini connect langsung dengan Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali, jadi honestly saya sudah lama penasaran dengan hotel yang satu ini.. Untungnya di Samasta ada Movenpick Cafe dimana kita bisa pesan menu food & beverage dari hotel, dimana yang enak dan recommended adalah ice cream dan pastry-nya.. Jadi setiap ke Samasta, saya pasti mampir ke Movenpick Cafe (read here).. Kesempatan untuk menginap di Movenpick Jimbaran akhirnya datang juga.. Kebetulan pada saat kepulangan saya terakhir ke Bali 2 bulan yang lalu, rumah sudah dikosongkan jadi terpaksa menginap di hotel.. Tanpa pikir panjang, pilihan langsung jatuh pada Movenpick Resort & Spa Jimbaran ini..


 

 

 

Sesuai namanya, Movenpick Jimbaran ini konsepnya resort dengan luas area mencapai 3.5 hektar.. Secara lokasi juga cukup strategis karena dekat dengan Pantai Jimbaran, GWK, dan Uluwatu.. Seperti layaknya hotel bintang lima, Movenpick Jimbaran ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang bisa kita nikmati, terutama bagi keluarga yang memiliki anak kecil.. Walaupun tidak connect langsung ke pantai, Movenpick Jimbaran ini punya swimming pool yang luasnya mencapai 2.500 m2.. Ada juga fasilitas playground dan kids club yang sudah bersertifikasi internasional.. Setiap sore juga ada Chocolate Hour yang bisa dinikmati semua tamu.. Bahkan kemarin saya mendapat voucher gratis family photoshoot dengan fotografer yang disediakan pihak hotel.. 

 

 

  

 

Ada 2 tipe kamar yang bisa dipilih di Movenpick Jimbaran, yaitu Classic Room dan Junior Suite.. Untuk Classic King dengan Garden View, waktu itu saya dapat rate sekitar 1.8 juta untuk weekdays.. Overall, kamarnya ok banget.. Spacious, comfortable, and sparkling clean.. Fasilitas di dalam kamar juga lengkap.. 

 

 

 

 

 

 


 

  

 

Swimming poolnya ada 4 bagian dan ada juga kids swimming pool yang dilengkapi dengan water slide.. Poolnya ada operational hours dari jam 09.00 - 18.00, yang menurut saya tidak convenient, karena beberapa orang prefer berenang pagi or even malam hari.. 

 



 

 

 

Untuk breakfast, variansnya cukup banyak dan standard bintang lima dari segi kualitas + presentasi.. Sayangnya kemarin karena barengan dengan rombongan yang cukup banyak jadi restauratnya too crowded dan too noisy..
 
 
 
  


 

 

Servicenya cukup mengecewakan, mostly gara-gara saya ada pesan makanan dan makanan itu tidak boleh dititip di lobby / concierge.. Jadi saya harus ambil langsung ke drivernya.. Padahal posisi kamar ke lobby itu jauh banget dan waktu itu saya lagi berenang.. Sewaktu saya complain ke concierge, saya malah mendengar securitynya ngomongin saya pakai Bahasa Bali.. Karena kesal, langsung saya jawab balik pakai Bahasa Bali.. Saya bilang ke mereka, kalau mau ngomongin orang pastikan orang yang diomongin bukan orang Bali.. hahaha.. Contoh sederhana lainnya, misalnya kita lagi jalan di lobby, berpapasan sama staffnya, pada diam2 semua tanpa ada greetings sama sekali..

Conclusion-nya : sebenarnya ekspektasi saya jauh lebih tinggi untuk hotel dengan brand sekelas Movenpick.. Dibandingkan dengan Movenpick Bangkok saja jauh banget, terutama dari segi service-nya.. Yang oke hanya swimming poolnya saja yang memang luas banget.. Room juga oke, tapi untuk revisit, perhaps not.. hehehe..

 

Movenpick Resort & Spa Jimbaran Bali
Jl. Wanagiri No 1, Jimbaran, Bali
Badung, Bali
Phone  :  0361 4725 777
Instagram  :  @movenpickbali
Website  :   Movenpick Bali

Location  :  ✮✮✮✮☆
Room  :  ✮✮✮✮✮
Service  :  ✮✮✮☆☆
Value  :  ✮✮✮✮☆
Cleanliness  :  ✮✮✮✮✮
 

Saturday, September 10, 2022

Das Bistro by Mama's

Setelah sekian lama masuk ke wish-list, akhirnya kesampaian juga nyobain Das Bistro by Mama's ini.. Penggemar sausage dan delicatessen lainnya pasti sudah familiar dengan brand Mama's ini.. Dulu Mama's sempat buka resto juga di Legian, entah sekarang masih operate atau tidak.. Dan di tahun 2020, dibukalah Das Bistro by Mama's ini yang berlokasi di Jalan Bypass Ngurah Rai.. Selain resto & bakery, di sini juga ada store-nya, jadi kita bisa belanja produk-produk Mama's dan groceries lainnya.. Restonya sendiri ada 2 lantai dan cukup spacious.. 
 
Saya sendiri honestly memang penggemar olahan daging seperti sausage, ham, dll, ya pokoknya carnivore sejati.. hahaha.. Apalagi kalau sausage yang disajikan dengan mashed potato, gravy, dan sauerkraut, that makes a perfect combo.. Buat yang bukan penggemar olahan daging, tenang saja, di sini pilihan menunya cukup banyak.. Mulai dari pizza, burger, pasta, seafood, ada semua.. Dan ternyata juaranya di sini itu justru Pork Knuckle-nya..


 

 

Untuk appetizer, saya memesan Greek Style Salad, Swiss Sausage Salad, dan Goulash.. Greek Style Saladnya recommended karena enak banget.. Jadi isinya ada tomato, cucumber, onion, bell pepper, black olives, dan feta cheese.. Dressingnya light jadi refreshing yet very tasty.. Swiss Sausage Salad menurut saya ok only.. Goulash-nya enak dan porsinya pun generous.. 


Greek Style Salad (65k)
 

Swiss Sausage Salad (85k)
 

Goulash (70k)
 

For the main course, saya pesan Mama's Sizzling Wurst Pan dan Mama's Signature Pork Knuckle.. Sizzling Wurst Pan ini isinya ada aneka sosis yang disajikan di sizzling pan.. Dari 5 jenis sausage yang ada, favorit saya adalah Nuernberger dan Spanish Chorizo.. Yang paling bikin surprised dan beyond expectation adalah si Pork Knuckle.. Jadi menu yang satu ini akan langsung disajikan oleh chef-nya yang diimport langsung dari Jerman.. Nanti di meja kita, pork knuckle-nya akan dipotong-potong.. Ini sih porsinya jumbo banget.. Lihat di menunya ternyata berat pas mentahnya saja 1.2 kg.. hahaha.. Dari segi rasa, cukup berbeda dengan pork knuckle versi Chinese atau yang biasanya disajikan di cafe-cafe modern.. Overall, saya doyan sih.. Kulitnya crispy dan bumbunya pun meresap sampai ke dalam daginya.. Walaupun akhirnya saya nyerah juga disuruh menghabiskan daging sebanyak ini.. Jadi kalau mau pesan menu Pork Knuckle ini, lebih baik bawa "pasukan" yang banyak, karena untuk 4 orang pun, porsinya masih terlalu banyak..


Mama's Sizzling Wurst Pan (190k)
 

Mama's Signature Pork Knuckle (295k)
 

 



 
Das Bistro by Mama's
Jl. Bypass Ngurah Rai No 88 A
Pemogan, Denpasar, Bali
Phone  :  0361 - 4486386
Opening Hours  :  08.00  -  22.00
Instagram  :  @dasbistro.bymamas
Menu  :  click here
 

Taste  :  ✮✮✮✮✮

Price  :  ✮✮✮☆☆ 
Service : ✮✮✮✮☆
Place  :  ✮✮✮☆☆
Recommended  : Pork Knuckle, Sizzling Wurst Pan, etc

Wednesday, September 7, 2022

Suka Duka Tinggal di Apartemen

Siapa yang menyangka setelah 31 tahun hidup di Bali, tiba-tiba harus pindah ke Surabaya.. Siapa yang menyangka pula, biasanya tinggal di rumah dengan halaman yang luas, tiba-tiba harus tinggal di apartemen.. Jadi sewaktu proses perpindahan ke Surabaya, saya hanya diberi waktu 2 minggu dari kantor untuk prepare.. Yang terbesit di pikiran saya saat itu, saya tinggal di apartemen saja, supaya lebih convenient.. Apartemen pilihan saya berada di daerah Pakuwon dengan pertimbangan sepupu saya ada yang tinggal di lokasi yang sama dan dekat dengan juga dengan keluarga saya yang lain, yang juga tinggal di Surabaya Barat..

Awal-awal tinggal di apartemen, tentu banyak pengalaman baru yang saya dapatkan dan harus proses adaptasi juga.. Bagi yang penasaran tinggal di apartemen itu seperti apa, saya mau sharing suka dan duka tinggal di apartemen versi saya..


 



 

***PROS / SUKA***

 

1. CONVENIENT

Salah satu nilai positif tinggal di apartemen itu adalah convenient atau kemudahannya.. Biasanya apartemen pasti lokasinya di tempat yang strategis (pusat kota) dan connect dengan shopping mall.. Begitu pula dengan apartemen pilihan saya ini.. Lokasinya persis di atas Pakuwon Mall, which is one of the biggest mall in Indonesia.. Jadi kalau lagi perlu sesuatu, tinggal turun ke bawah.. Mau masak, tapi minyak goreng habis, bisa turun ke supermarket.. Skincare habis, di mall banyak store yang jual.. Handphone rusak, di bawah banyak tempat servicenya.. Untuk urusan perbankan, di bawah ada beberapa bank yang punya kantor cabang dan pilihan ATM juga lengkap.. Sabtu malam saatnya ke Gereja, juga tinggal turun ke bawah.. Jadi sudah ga perlu kemana-mana lagi.. Super duper convenient..


2. AMAN

Apartemen rata-rata sangat aman karena menggunakan Lift Access Control.. Jadi untuk naik ke unit, perlu kartu access yang sudah diprogram sesuai dengan lantai tempat unit kita berada.. Jadi misalkan saya tinggal di lantai 17, ya hanya bisa naik ke lantai 17.. Mau ke lantai lainnya tidak bisa, kecuali ke lantai-lantai yang memang dibuka untuk semua penghuni seperti kolam renang, mail room, parkir, dll.. Security officer juga banyak dan berjaga di tempat parkir, lobby, dan akan patroli ke tiap lantai pada jam-jam tertentu.. 


3. FASILITAS LENGKAP

Hampir setiap apartemen pastinya dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang dapat digunakan oleh para penghuninya.. Beberapa fasilitas yang disediakan seperti swimming pool, fitness center, kids playground, laundry, library, dll..  

 

 

 


 

4. TIDAK KEHUJANAN & KEBANJIRAN

Nah ini juga penting dan salah satu nilai plus dari tinggal di apartemen.. Karena bangunananya tinggi, jadi ga bakalan ada yang namanya banjir.. Selain itu karena tempat parkirnya juga di dalam gedung, jadi ga bakalan kehujanan.. 

 

5. FULL SERVICE

Kebetulan di apartemen saya ini, servicenya cukup oke.. Securitynya ramah-ramah.. Receptionist juga oke.. Cleaning servicenya rajin-rajin.. Sehari bisa 2-3x, lorong, lift, dan garbage room dibersihkan.. Kalau kita ada paket or pesanan makanan, sudah ada yang terima di lobby, jadi nanti kita tinggal ambil ke bawah.. Kalau unit ada keluhan, seperti bocor, kita bisa lapor ke receptionist dan tidak lama akan ada teknisi yang datang untuk memeriksa..


 


***CONS / DUKA***

1. RIBET

Satu kata yang menggambarkan perasaan saya ketika awal-awal pindah ke apartemen adalah RIBET.. hahaha.. Gimana tidak ribet, mau turun ke lobby atau parkiran harus naik lift.. Mobil harus diparkir di parkiran gedung yang kalau pulangnya kemalaman, bakalan dapat yang paling atas (which is sepi dan spooky).. Kalau beli barang yang sizenya cukup besar, harus pakai lift barang, mengajukan ijin terlebih dahulu, dan harus di jam tertentu saja.. Bandingkan saja dengan tinggal di rumah.. Mobil langsung dimasukkan ke garasi / halaman rumah.. Ga perlu jalan jauh dan naik lift segala.. Mau beli barang sebesar apa, bebas, yang penting bisa melewati pintu rumah saja.. hehehe..


2. ANTRI LIFT

Salah satu "duka"-nya tinggal di apartemen ya soal lift.. Dulu awal-awal pindah ke sini, penghuninya masih sedikit, jadi lift-nya ga terlalu antri.. Akhir-akhir ini, dikarenakan penghuni semakin ramai, mostly karena banyak unit yang disewakan harian, jadi kalau mau naik lift, harus antri cukup lama.. At least 5 menit gitu.. Kalau rush hours, seperti jam pulang kerja or Sabtu Minggu, bisa 15 menit terbuang hanya untuk menunggu lift..  


3. BOROS

Kalau yang ini sih personal ya, tapi buat saya tinggal di apartemen itu boros.. Mungkin karena saya tinggalnya di atas Pakuwon Mall ya.. Kalau lagi bosan, biasanya langsung turun ke bawah.. Ga mungkin dong jalan doang di bawah, pasti beli ini itu.. Belum lagi kalau ada tenant baru buka, langsung kepo pengen nyobain.. Atau lagi ada bazaar / diskonan, langsung turun ke bawah karena penasaran.. Alhasil boros deh.. hahaha.. Btw, tinggal di apartemen juga membuat angka timbangan saya bergeser ke kanan terus.. Susah menahan godaaan, ketika makanan-makanan enak hanya terpisah beberapa lantai di bawah kita.. hahaha.. 


4. LIMITED SPACE & NO PETS

Unit saya ini termasuk yang tidak besar, luasnya sekitar 65 M2.. Untuk saya yang terbiasa tinggal di rumah dengan halaman yang luas, awal-awal lumayan kagok juga.. Jadi sering nabrak sana sini.. hahaha.. Tapi lama-lama terbiasa kok.. Yang paling disayangkan adalah di apartemen tidak boleh pelihara binatang.. Jadi saya tidak bisa membawa anjing-anjing saya.. Ada beberapa yang secara sembunyi-sembunyi membawa anjing/kucing ke dalam apartemen, tapi kalau ketahuan ada dendanya.. Beberapa binatang seperti ikan, kura-kura, hamster masih diperbolehkan.. 


5. NOISE & PRIVACY

Sama seperti kalau kita menginap di hotel, jadi kalau ada orang yang sedang jalan di hall/lorong, bakalan kedengaran dari dalam unit.. Parahnya lagi tetangga sebelah kalau buka pintu lemari atau ngobrol agak keras, bakalan kedengaran juga.. Yang paling parah itu kalau dari lantai atas.. Mereka geser kursi, kita bakalan dengar juga.. Pernah suatu hari, penghuni atas kayaknya ada acara dan karaoke-an.. Sampai jam 22.30 ga berhenti-henti.. Mending kalau suaranya bagus, lha ini kagak.. Saya langsung telepon ke receptionist mengajukan complain dan 15 menit kemudian langsung sunyi senyap.. Soal masak memasak pun jadi kendala.. Jadi kalau ada tetangga yang masak, baunya bakalan sampai ke unit kita.. Kalau pas masaknya enak sih gak papa ya.. Kalau tetangga pas masak ikan asin or terasi, langsung auto semprot2 ruangan pakai pewangi ruangan.. Dan celakanya baunya itu bakalan lama hilangnya, kecuali kita buka jendela di balkon.. hahaha.. 


Jadi ini semua pros dan cons living in apartement versi Nat ya.. Mungkin bisa memberikan gambaran dan referensi buat kalian yang kepengen tinggal di apartemen atau dalam waktu dekat akan pindah ke apartemen.. Trust me, tinggal di rumah itu tetap jauh lebih enak dan lebih nyaman.. ^_^

 



Monday, September 5, 2022

Hoi An by Me Vui Bali

Kalau urusan kuliner di Asia Tenggara, favorit saya setelah Thailand dan Indonesia adalah Vietnam.. Secara varians, kuliner Vietnam memang tidak sebanyak Thailand dan Indonesia.. Tapi setelah beberapa kali berkunjung ke Vietnam, akhirnya jatuh cinta dan setiap ada Vietnamese restaurant baru, pasti tidak lupa untuk dicoba.. Beberapa menu Vietnamese favorit saya adalah Pho, Goi Cuon, Banh Mi, Banh Khot, dan masih banyak lagi.. 

Sewaktu pulang ke Bali, saya menyempatkan mampir ke salah satu Vietnamese restaurant baru yang sedang populer, namanya Hoi An by Me Vui.. Sesuai namanya, jadi ini masih satu group dengan Me Vui Restaurant.. Hoi An by Me Vui ini berlokasi di Canggu, tepatnya di Jalan Padang Linjong..

 

 

Saat itu saya datang tepat sebelum lunch dan restonya masih belum terlalu ramai.. Selang 30 menit kemudian, langsung full.. Jadi kalau mau datang saat lunch or dinner, lebih baik reservasi terlebih dahulu.. Tempatnya sendiri cukup oke sih.. Semi outdoor dan ada view sawahnya di bagian belakang resto.. 

 

 

 

 

 

 

Untuk minuman, kalau ke restaurant Vietnam pastinya harus pesan Ca Phe Sua Da (Vietnamese Ice Coffee).. Vietnamese coffee menurut saya salah satu yang terbaik yang ada di dunia.. Dan salah satu alasan kenapa saya sering liburan ke Vietnam ya karena kopinya.. Walaupun pernah kumat asam lambungnya, gara-gara sehari minum kopi 3x.. hahaha.. Dari sekian banyak merk/brand yang ada, favorit saya tetap Trung Nguyen.. 

 


 

Vietnamese Ice Coffee (23k)

 
Untuk makanannya, pesanan saya ada Goi Cuon, Banh Mi, Pho Sai Gon, dan Com Ga.. Goi Cuon-nya lumayan enak.. Menu yang satu ini ga pernah salah sih ya.. Jadi ini spring roll khas Vietnam dan isiannya ada rice noodles, udang, timun, daun bawang, coriander (daun ketumbar) dan daun mint.. Yang suka versi gorengnya, bisa pesan Cha Gio.. Banh Mi-nya ok only, kurang authentic karena tidak terasa Pate-nya (semacam paste yang terbuat dari daging/liver yang dicampur dengan aneka seasoning).. Jadi lebih mirip baguette sandwich instead of Banh Mi..
 

 Goi Cuon (50k)
 

 Banh Mi (35k)
 
 
Pho Saigon (Vietnamese Noodle Soup) -nya juga so-so.. Kurang authentic dan masih banyak resto lain di Bali, yang menu Pho-nya jauh lebih enak.. Com Ga to be honest, paling kurang dibandingkan dengan 3 menu lainnya.. Padahal Com Ga atau Broken Rice itu salah satu common food di Vietnam.. Isinya ada broken rice, grilled meat, pickles, dan sauce.. Overall, Hoi An by Me Vui ini menurut saya masih kurang authentic dan kurang istimewa (overrated).. Entah kenapa tempatnya selalu ramai.. Tapi memang dari segi harga, untuk ukuran Canggu ini sih masih affordable banget.. Ada yang punya referensi Vietnamese restaurant enak di Bali or Surabaya?? Please let me know in the comment section below..


 Pho Saigon Special (65k)
 

 Com Ga (45k)

 
Hoi An y Me Vui
Jl. Padang Linjong, Canggu
Kuta Utara, Badung, Bali 8035
Phone  :  0811-3810-7744
Opening Hours  :  09.00  -  22.00
Instagram  :  @hoianbymevui
 

Taste  :  ✮✮✮☆☆

Price  :  ✮✮✮✮☆ 
Service : ✮✮✮☆☆
Place  :  ✮✮✮✮☆
Recommended  : Goi Cuon, Ca Phe Sua Da, etc
 

Sunday, September 4, 2022

Tukies Coconut Shop Bali

Salah satu destinasi kuliner di Ubud yang saat ini menjadi favorit adalah Tukies Coconut Shop.. Dari namanya sudah bisa ditebak kalau shop/cafe yang satu ini menjual aneka olahan coconut, dan yang paling terkenal adalah menu Coconut Ice Cream-nya.. 

To be honest, saya bukan penggemar coconut ice cream.. Hanya beli sesekali kalau lagi traveling ke Thailand.. Justru saya penggemar air kelapa.. Kalau ini setiap minggu wajib minum.. Selain menyegarkan, air kelapa juga kaya manfaat.. Asal jangan dicampur gula lagi ya..

Tukies Coconut Shop saat ini memiliki 4 outlet, yaitu 3 di Ubud dan 1 di Beachwalk Shopping Mall.. Berhubung lagi main ke Ubud, jadi saya sempatkan mampir ke salah satu outletnya yang berlokasi di Jalan Monkey Forest..



Untuk menu ice cream, pilihannya ada 3, yaitu Classic (cup), Wafer Roll, dan Wafer Cone.. Bisa pilih mau 1 scoop atau 2 scoop.. Selain itu mereja juga ada menu special yaitu Half Coconut with Coconut Ice Cream.. 


 

 

  

 

Untuk ice creamnya, rasa coconutnya oke, sayang a bit too sweet for my taste.. But i love how they combined the ice cream with dried coconut and granola.. Selain menu ice cream, mereka juga ada aneka menu minuman, dessert, dan snacks.. Di sini juga dijual aneka produk olahan kelapa seperti Coconut Butter, Roasted Coconut, Coconut Brittle, Coconut Bars, Coconut Oil, Coconut Cookies, etc.. A must visit for a sweet-tooth and coconut lover.. 

 

 

 


Wafer Cone Ice Cream 1 Scoop (38k)
 


Half Coconut with Coconut Ice Cream 1 Scoop (38k)
 
 
 
 
Tukies Coconut Shop Bali
Jl. Monkey Forest No 15
Ubud, Bali
Opening Hours  :  09.00  -  22.00
Instagram  :  @tukiescoconutshop
Other outlets  :  
    Jl. Raya Ubud No 14, Ubud, Bali 
   Jl, Raya Pengosekan, Ubud, Bali
   Beachwalk, Jl. Pantai Kuta, Bali

Taste  :  ✮✮✮☆☆

Price  :  ✮✮✮☆☆ 
Service : ✮✮✮✮☆
Place  :  ✮✮✮✮☆
Recommended  : Half Coconut Ice Cream, Whole Coconut, etc