Thursday, December 1, 2016

Thailand & Malaysia Trip 2016 ~ #11 Pavilion, Central Market, dan Petaling Street


Setelah sebelum2nya selalu bangun pagi2 buta karena itinerary padat merayap, di hari ke-7 ini kami bisa bangun agak siangan.. wkwkwk.. Sekitar jam 10 kami baru keluar hotel dan langsung berjalan kaki menuju Pavilion Mall.. Sebelumnya kami mampir dulu ke Tous Les Jours yang berada persis di sudut persimpangan jalan antara Jalan Bukit Bintang dan Jalan Sultan Ismail, serta jadi satu building dengan Wolo Bukit Bintang Hotel.. Niatnya pengen brunch, tapi setelah masuk, ternyata tempatnya full.. Ga ada satupun meja yang tersisa.. Tapi entah kenapa, ga begitu lapar juga.. Padahal kalau di Bali, telat breakfast beberapa menit aja cacing2 di perut sudah demo semua.. wkwkwk.. Jadilah kami lanjut jalan ke Pavilion Mall yang pagi itu masih sepi banget.. Sebelum masuk ke dalam mall, kami foto2 dulu di fountain-nya yang iconic itu.. Next time ke KL pengen foto di depan Pavilion pas malam hari ah.. hehehe..




 Fahrenheit Mall


 Starhill Gallery




 Pavilion




Tujuan kami ke Pavilion, sebenarnya ada 3.. Yang pertama dan kedua adalah kunjungan rutin kami ke Etude House dan Daiso.. Dan yang terakhir adalah makan di Suki-Ya.. Karena Suki-Ya baru buka jam 11.00, maka kami melipir dulu ke Etude House.. Etude House sebenarnya punya outlet hampir di setiap shopping mall di KL.. Di Bali juga ada.. Cuma entah kenapa, saya dan adik saya selalu paling sreg beli yang di Pavilion ini.. hahaha.. Mba2-nya ramah2.. Sayang kemarin lagi ga ada promo dan dikasi free product-nya sedikit.. Anyway, untuk perbandingan harga.. Setidaknya untuk produk2 yang saya pakai, harga normal di KL itu sama dengan harga pas lagi discount di Indonesia.. Jadi kalau di KL pas discount bisa jauh lebih murah dibandingkan beli di Indonesia.. Sekali waktu, pernah discount 50%, jadi dapatnya murah banget.. Saya bahkan pernah dapat eyeshadow cuma RM 10 atau IDR 31k.. hehehe.. 


 Etude House @ Pavilion


Oh ya, bagi yang berencana shopping2 atau borong2 di Pavilion, ada baiknya meminta Tourist Reward Card yang bisa didapatkan di Fashion Avenue Concierge di Level 2 atau Concierge Desk di Level 3 (more info : click here).. Dengan Tourist Reward Card  ini kita bisa mendapatkan special offer, discount, dan gifts.. Kalau belanja di store yang tax free shopping (Global Blue Approved Store), jangan lupa klaim GST juga.. Lumayan dapat refund, apalagi kalau belanjanya banyak.. wkwkwk.. Mengenai proses refund GST dan syarat2nya bisa dilihat di sini..

Dari Etude House, kami sempat mampir ke Cotton On, tapi ga ada yang menarik hati, jadi kami langsung menuju ke Tokyo Street yang berada di lantai 6 (6th floor)..  Di Daiso seperti biasa borong, terutama adik saya.. Daiso ini memang tempat yang paling pas untuk cari printilan2 kecil yang kadang ga kepikiran sebelumnya.. Belum lagi alat2 masak yang unik2 itu.. Bumbu2 Jepang, peralatan kantor, peralatan rumah tangga, semuanya dijual seharga RM 5.30 atau IDR 16k.. Kalau ga ingat ransel yang udah full, pengen semuanya dibeli.. Adik saya beli egg beater (whisks atau pengocok telur) 2 biji, karena takut rusak, ditaruh lah di tas jinjing yang kami bawa ke kabin.. Ketika kami di KLIA2, pas di x-ray scanner diketawain sama petugasnya.. Pasti petugasnya keheranan.. Ga salah ya naik pesawat tapi bawanya pengocok telur.. hahaha.. 


 Daiso @ Pavilion




 bumbu2 Jepang di Daiso


Ketika kami lagi antri bayar di kasir, papi saya sempat intip2 ke Suki-ya yang berada persis di samping Daiso.. Kata papi saya udah banyak yang makan.. Saya lihat jam, baru 11.05 yang artinya Suki-Ya-nya baru buka 5 menit yang lalu.. Pas kami masuk ke Suki-Ya, ternyata beneran sudah ramai.. Hanya tersisa beberapa meja kosong..

Suki-Ya adalah restaurant yang menawarkan menu hot pot, shabu2, dan sukiyaki dengan konsep All You Can Eat (AYCE).. Selain di Pavilion Mall, ada juga outlet Suki-Ya di Paradigm Mall, Mont Kiara, Klang Parade, Setapak Sentral, dan 3 outlet di Singapore (Tampines Mall, Katong Mall, dan Marina Square).. Beberapa kali ke Daiso dan melewati Suki-Ya ini, kami selalu penasaran dengan antriannya yang panjangnya mengalahkan antrian sembako.. wkwkwk.. Jadi di kunjungan kami ke KL kali ini kami sudah bertekad mau nyobain Suki-Ya, no matter what.. hahaha.. Per orang kenanya RM 31.90 (children disc 50%) untuk lunch time (11.30 – 17.00) dan RM 39.80 untuk dinner time (17.00 – 22.00).. Kalau weekend dan public holidays kena additional charge RM 2..


 Suki-Ya @ Pavilion


Begitu duduk, waiter-nya langsung datang dan menanyakan berapa orang, soup base-nya mau yang mana, minum apa, dan mau daging (meat) apa saja.. Untuk soup base-nya ada 4 pilihan, yaitu Shabu2, Sukiyaki, Miso, dan Kimuchi.. Kami memilih Shabu2 dan Kimuchi.. Soup base-nya hadir dengan 2 pilihan sauce yang jujur saya ga tahu itu apa, sekilas seperti spicy miso, tapi yang jelas rasanya enak.. hahaha.. Untuk free flow meat-nya, ada 3 pilihan, yaitu daging sapi, ayam, dan kambing.. Oh ya, Suki-Ya ini pork free dan meat suppliers-nya semua halal-certified.. Kami memilih daging sapi, yang hadir dengan kualitas bagus dan freshly paper thin sliced.. Untuk minuman, yang termasuk di paket atau free adalah Green Tea (Ocha).. Kalau mau pesan aneka juice atau minuman lainnya juga bisa, tapi harus bayar lagi.. Ada menu ala carte juga yang bisa dipesan (tapi bayar), seperti Gyoza, Sashimi, Tempura, dll..








Setelah semua soup base, sauce, daging, dan minuman dihidangkan, saatnya menuju Healthy Bar.. Di dekat pintu masuk sudah disediakan 1 meja panjang yang diberi nama Healthy Bar.. Isinya segala macam sayur2an, tofu, jamur2an, seafood, dan aneka bakso yang bisa diambil sepuasnya.. Di sebelahnya juga terdapat aneka condiment, termasuk potongan cabe, kecap, mayo, telur (pasteurized egg), dan not to forget, assorted sushi yang biasanya langsung ludes dalam hitungan detik.. wkwkwk.. Di sebelah Healthy Bar, juga ada dessert table yang isinya mesin ice cream (Vanilla & Green Tea), lengkap dengan cone, cup, dan topping-nya.. Ah lengkap banget ya.. hehehe..














Setelah suapan pertama, kami langsung tahu kenapa orang rela antri demi makan di Suki-Ya ini.. Soup base-nya enak, sauce-nya enak, bahan2-nya fresh dan kualitasnya bagus, service-nya jempolan, dan harganya juga ga mahal2 amat.. Top banget.. Saya pribadi paling doyan dengan soup base-nya yang Kimchi yang kemudian dipadu-padankan dengan dipping sauce-nya.. Aneka bakso dari Healthy Bar juga enak2 dan bukan yang kualitasnya abal2 seperti salah satu restaurant AYCE di Bali yang pernah saya coba.. Daging sapi-nya juga enak banget.. Kami berempat hanya sanggup menghabiskan 6 porsi / plates daging sapi.. Meja2 sebelah malah tumpukan plates-nya tinggi2.. hahaha.. Selesai makan, kami juga nyobain Matcha Ice Cream-nya yang ternyata enak banget.. Yang niatnya cuma pengen nyobain, malah sampai nambah.. hahaha.. Mami saya tentunya kegirangan karena bisa makan ice cream cone sepuasnya.. Tiap cone diisi sedikit ice cream, jadi bisa makan cone-nya banyak.. Mami saya memang penggila cone-nya ice cream.. Kalau beli ice cream pasti rebutan bagian cone-nya.. hahaha..












Sebenarnya kita diberi waktu 2 jam (120 menit) untuk bersantap di Suki-Ya ini.. Kalau lebih dari 2 jam, kena charge RM 3.50 per 15 menit per orang.. Kalau ada wastage, juga harus bayar 20% dari total bill.. Kami sendiri ga begitu lama menghabiskan waktu di Suki-Ya.. Selain karena kapasitas perut yang sudah full, kami juga kurang nyaman berlama2 di dalam karena kami duduk di dekat barisan orang2 yang lagi antri.. Belum juga 1 jam berlalu, antriannya sudah panjang banget.. Hats off lah buat Suki-Ya ini.. Recommended buat kalian yang suka makan dengan konsep AYCE.. wkwkwk..

Dengan perut kekenyangan, kami keluar dari Pavilion Mall dan mampir lagi ke hotel karena belanjaan kami yang sudah banyak.. Tak lama kemudian, kami langsung menuju bus stop di depan Jalan Berangan.. Kali ini kami menunggu GoKL Bus yang Purple Line karena kami akan menuju Central Market dan Petaling Street (Chinatown)..     


 bus stop @ Bukit Bintang


Tujuan kami ke Central Market bukan untuk cari souvenir.. Masa sudah berkali2 ke KL masih ngeborong gantungan kunci & t-shirt (bukan sombong).. hahaha.. Tujuan kami hanya satu, mau beli coklat di Choc Boutique yang berada di dalam Central Market.. Walaupun kemarin sudah mampir ke outlet-nya yang di Berjaya Times Square, tetap lebih sreg borong coklat di Choc Boutique yang di Central Market.. hehehe.. Sayang kemarin coklat Camior-nya lagi sedikit stock-nya.. Kalau mau belipun harus per paket.. Satu paket isinya 5 pcs coklat bar, yang terdiri dari 3 bar Camior dan 2 bar coklat merk lain.. Coklat yang merk-nya saya lupa ini ternyata kurang enak.. Kemanisan menurut saya dan Camior jauh lebih enak.. Sudah ngidam2 Andes yang rasa mints, eh out of stock.. Hiks.. Good part-nya kali ini Ringgit masih aman di dompet karena kagak banyak yang bisa dibeli.. wkwkwk..


 Central Market


 Choc Boutique @ Central Market




Dari Central Market, kami berjalan menuju Petaling Street, yang juga dikenal sebagai Chinatown-nya KL.. Rencana awal menurut itinerary adalah kami bakalan late lunch di Shin Kee Beef Noodles.. Apa daya perut kami masih terlalu full akibat menggila di Suki-Ya.. Beneran lho, sampai malam ga lapar sama sekali.. hahaha..


 Petaling Street / Chinatown


Awalnya kami mencari ahma2 penjual Mua Chi yang terkenal itu.. Too bad beliau ga jualan hari itu.. Akhirnya kami melipir ke penjual Air Mata Kucing (AMK / Longan Drink @ RM 2) favorit kami dan kemudian lanjut borong di Bee Cheng Hiang.. Bee Cheng Hiang ini salah satu makanan wajib yang harus dibeli kalau lagi di Singapore atau Malaysia.. Kayaknya beli berapa pun ga pernah cukup… Beli 3kg, belum berapa bulan sudah habis aja.. Pahadal kan per ½ kg-nya RM 65.. wkwkwk.. Selain bakkwa, di Bee Cheng Hiang juga terdapat snack2 enak lainnya seperti abon (floss), fish crackers, Chinese sausage, dan masih banyak lagi..  Sayang setelah kami keluar dari Bee Cheng Hiang, hujan tiba2 turun sehingga kami yang ga bawa payung ini harus berlarian menuju halte bus-nya GoKL Bus untuk naik bus yang sama (seperti berangkat tadi) untuk balik ke hotel..


 Air Mata Kucing


 Bee Cheng Hiang









To be continued...



Pavilion Kuala Lumpur
68, Jalan Bukit Bintang, Bukit Bintang
50000 Kuala Lumpur, Malaysia
Opening Hours  :  10.00 - 22.00


Etude House @ Pavilion
P4.13.00, Level 4


Cotton On @ Pavilion
4.25.01 & 4.25.02, Level 4


Daiso @ Pavilion
6.24.05 & 6.24.06B, Level 6


Suki-Ya @ Pavilion
168 Jalan Bukit Bintang,
55100 Kuala Lumpur, Malaysia
Lot No  :  6.24.04, Level 6


Bus GoKL


Central Market
Jalan Hang Kasturi, City Centre
50050 Kuala Lumpur, Malaysia


Petaling Street (Chinatown)
47, Jalan Petaling, City Centre, 
50000 Kuala Lumpur, Malaysia


Friday, November 25, 2016

Thailand & Malaysia Trip 2016 ~ #10 A Day Trip To Colmar Tropicale


Setelah breakfast di hotel, kami berjalan kaki dengan tergesa menuju ke Berjaya Times Square.. Hari masih menunjukkan pukul 09.00 tapi kami sudah harus berada di Berjaya Times Square yang saat itu tentu saja masih tutup dan sepi.. Kami menuju ke main entrance-nya yang pastinya masih dikunci juga.. Ada banyak security yang berjaga baik di dalam mall maupun di luar mall.. Salah satu security menghampiri saya dari balik pintu setelah saya ketok2 pintu kaca di depan saya.. Dengan muka galak si security langsung tunjuk2 papan di samping saya yang berisikan informasi jam buka mall (10.00 – 22.00).. Dalam hati saya, saya juga bisa baca kali pak.. Langsung saya jelaskan maksud dan tujuan saya kenapa pagi2 saya harus masuk ke Berjaya Times Square.. Btw, pintunya ga dibuka lho.. Jadi kami komunikasinya dibatasi pintu kaca.. Setelah panjang lebar menjelaskan, security yang tadi tetap aja ga memperbolehkan kami masuk.. Setelah berdebat, satu security lainnya akhirnya menyuruh kami menemui security di bagian luar mall.. 

Ketemu security-nya, langsung aja saya jelaskan tujuan saya dan saya tunjukkan juga bukti konfirmasi dan pemesanan saya.. Security yang satu ini masih lebih baik dari yang pertama, kami disuruh menuju ke pintu samping mall.. Sesampainya di pintu samping mall, ada satu security yang lagi berjaga.. Dan lagi2 kami harus menjelaskan hal yang sama.. Guess what, kami tetap ga diperbolehin masuk.. Saya ga terima dong, saya sudah bayar dan sudah dapat bukti pemesanan.. Sudah confirm juga bahwa kami akan datang pukul 09.00.. Setelah nada bicara saya sedikit naik, si security akhirnya bilang bahwa kami boleh masuk.. Ampun deh.. Pagi2 sudah dibuat emosi.. wkwkwk.. Singkat cerita akhirnya kami berhasil masuk ke dalam Berjaya Times Square dan menuju tempat tujuan kami di Level 8..

Kami mau ke mana atau ngapain sih?? Pagi2 udah perjuangan banget.. hahaha.. Jawabannya adalah kami mau ke COLMAR TROPICALE.. Sebenarnya tahun lalu, kami sudah berencana untuk pergi ke Colmar Tropicale.. Sayang karena keterbatasan waktu akhirnya niat itu kami urungkan.. Kali ini berkesempatan ke KL lagi, kami tentu tidak akan melewatkan kesempatan untuk berkunjung ke Colmar Tropicale..

Colmar Tropicale adalah French-theme resort yang terletak di Berjaya Hill Resort, Bukit Tinggi, Pahang, Kuala Lumpur, sekitar 1 jam dari pusat kota Kuala Lumpur.. Dibuka di tahun 2000, Colmar Tropicale ini ibarat replica atau KW-nya kota Colmar yang terletak di Alsace, Prancis.. Kota Colmar terkenal akan keindahan architecture-nya yang originalitas-nya dijaga sampai saat ini.. Hal ini yang akhirnya menjadi daya tarik Colmar yang tak pernah sepi dikunjungi tourist dari berbagai belahan dunia.. Kini wisatawan, terutama yang berasal dari Indonesia, ga perlu jauh2 lagi ke Eropa untuk bisa menikmati keindahan kota Colmar.. Kini di Bukit Tinggi yang berada tak jauh dari Kuala Lumpur, kita sudah bisa mengunjungi Colmar Tropicale yang memang di-desain semirip mungkin dengan Colmar yang asli di Prancis.. Di Colmar Tropicale, pengunjung bisa menginap di hotelnya yang terdiri dari 235 rooms beserta fasilitasnya.. Kalau tidak mau menginap, bisa day trip seperti kami ini..

Awalnya kami sempat berencana untuk menginap semalam di Colmar Tropicale.. Tapi akhirnya rencana tersebut berubah menjadi day trip setelah membaca comment dan review di TripAdvisor.. Perjalanan dari KL menuju Colmar Tropicale yang terletak di Bukit Tinggi dapat ditempuh selama 1 jam.. Cara paling mudah untuk menuju ke Colmar Tropicale adalah dengan mobil pribadi atau menyewa (charter) taxi / mobil.. Saya sendiri lebih memilih menggunakan shuttle service yang disediakan oleh pihak Colmar Tropicale.. Dalam sehari ada 4x trip dari Berjaya Times Square menuju Colmar Tropicale (09.30, 12.00, 17.15, dan 20.30) dan 4x trip dari Colmar Tropicale menuju Berjaya Times Square (08.00, 10.45, 16.00, dan 19.30).. Ticket price untuk shuttle ini adalah RM 38 untuk sekali jalan dari Berjaya Times Square ke Colmar Tropicale, RM 28 untuk sekali jalan dari Colmar Tropicale ke Berjaya Times Square, dan RM 60 (RM 55 untuk children) untuk return tickets.. Harga tiketnya sudah termasuk 1 entrance ticket ke Japanese Village & Botanical Garden (untuk yang return tickets & one way ticket dari Berjaya Times Square ke Colmar Tropicale).. Kalau naik taxi atau menggunakan mobil pribadi, harus bayar tiket masuk (entrance ticket) lagi seharga RM 13 (RM 8 untuk children).. Untuk informasi lebih lanjut bisa dilihat di sini..

Saya memilih jam keberangkatan 09.30 dan jam kepulangan 16.00.. Shuttle service ini bisa dipesan langsung via email ke office-nya Colmar Tropicale di Berjaya Times Square.. Masalah pertama muncul ketika saya reserve shuttle service.. Mereka hanya menerima payment (pembayaran) dengan cara bank in (transfer bank) dan credit card.. Transfer dari bank Indonesia ke bank di Malaysia, walaupun katakanlah bank-nya sama (mereka menggunakan Maybank), tentu akan dikenakan biaya transfer (bank charge) yang tidak sedikit.. Malahan bisa bank charge-nya yang lebih mahal dibandingkan biaya shuttle-nya.. wkwkwk.. Opsi kedua adalah kartu kredit.. Saya sudah sering kok menggunakan kartu kredit ketika bertransaksi online.. Tapi pihak Colmar Tropicale mengharuskan saya untuk mengirimkan data kartu kredit saya, berupa nama, no kartu, masa berlaku, dan no cvv.. Ga cukup itu aja, saya juga diminta untuk mengirimkan scan bagian depan dan belakang kartu kredit saya.. Hal yang janggal menurut saya.. Bahkan saya sempat baca, ada juga yang comment serupa di TripAdvisor.. 

Berhubung memang udah pengen banget ke Colmar Tropicale, ya akhirnya saya pilih yang opsi kedua sambil berdoa supaya kartu kredit saya tidak disalahgunakan.. Setelah mengirimkan data kartu kredit, saya menerima email konfirmasi dan saya juga info ke mereka bahwa tiket fisik akan saya ambil pada hari H mengingat saya baru tiba di KL Jumat malam-nya.. Office-nya buka dari pukul 09.00 – 18.00 untuk hari Senin – Jumat dan pukul 09.00 – 13.00 untuk hari Sabtu.. Nah logikanya, kalau memang jam operasionalnya mulai jam 09.00, lha kenapa kami dipersulit untuk masuk ke office-nya.. Masa pakai acara ngotot2an dulu sama security.. wkwkwk..

Tiket fisik sudah di tangan, kami menuju ke lobby Berjaya Times Square Hotel, di mana di depan hotel sudah parkir 2 mini-van yang akan membawa kami ke Colmar Tropicale.. Ga ada no seat, jadi cepet2an biar dapat posisi yang enak atau di depan.. Sudah asyik dengan posisi masing2, kami di absent oleh driver mini-van sebelah.. Penumpang yang akan menginap di Colmar Tropicale disuruh pindah ke mini-van sebelah.. Hmm, untung aja ga salah pilih mini-van ya.. Ga tau juga kenapa dibedain.. Ujung2nya sampai Colmar Tropicale juga turun di spot yang sama.. Lain halnya kalau mini-van-nya langsung menuju lobby hotel..


 ticket shuttle Colmar Tropicale


 mini-van

Perjalanan menuju Colmar Tropicale yang sebenarnya hanya 1 jam, berubah menjadi 2 jam akibat kondisi lalu lintas yang ramai sehingga mengakibatkan kemacetan dimana2.. Ternyata hari itu, warga KL pada pulang kampung dan sebagian juga berlibur ke luar KL.. Baru ingat kalau hari Senin kan hari raya Idul Adha.. Driver mini-van kami akhirnya cari jalan2 tikus untuk menghindari kemacetan tersebut.. Kadang lewat jalan kecil, kadang naik turun lembah, dan keluar masuk highway.. hahaha.. Sampai stress sendiri di perjalanan.. Mau tidur kagak bisa karena jalanannya banyak tikungan, otomatis badan kehempas ke kanan ke kiri, sampai pakai seatbelt pun ga mempan.. hahaha.. Pokoknya, ini bener2 perjuangan yang panjang untuk menuju Colmar Tropicale.. wkwkwk.. 

Sekitar pukul 11.30, kami akhirnya sampai dengan selamat di Colmar Tropicale.. hahaha.. Bahagia banget rasanya bisa melihat langsung foto2 yang biasanya hanya bisa saya lihat di internet dan Instagram.. Tampak depan, kami serasa memasuki kastil2 di Eropa.. Bagus banget.. Kami serasa berada di sebuah kota di Eropa.. Ada beberapa restaurant, lobby hotel, toko2 kecil, fountain, tempat bermain, yang semuanya di-design semirip mungkin dengan Colmar asli-nya di Prancis.. Tapi setelah berkeliling, kok segini aja ya.. Bagus sih, apalagi kalau dibuat pepotoan.. Tapi 30 menit keliling, udah ga ada lagi yang bisa di-explore.. 















































Selesai foto2, kami menuju ke area depan Colmar Tropicale, tempat kami tadi diturunkan dari shuttle.. Di sana ada tempat khusus untuk menunggu free shuttle yang akan membawa kami ke beberapa tempat yang bisa dinikmati pengunjung Colmar Tropicale.. Ada Japanese Village, Botanical Garden, Equestrian (horse riding), Golf, Flying Fox, Paint Ball, Rope Climbing, Mini Animal Park, dan masih banyak lagi.. 


 schedule shuttle








Awalnya kami ingin berkunjung ke Japanese Village, jadi kami menunggu shuttle yang pukul 12.45.. Kami bela2in skip lunch, dan kami sampai di tempat menunggu shuttle sekitar pukul 12.30.. Menit demi menit berlalu, sampai pukul 13.00 kok shuttle-nya ga muncul2.. Ada shuttle yang datang, tapi tujuannya bukan ke Japanese Garden.. Pukul 13.15, kesabaran kami habis.. Mami saya mendatangi salah satu security yang berjaga di dekat pintu masuk, menanyakan shuttle yang tak kunjung datang.. Tahu ga jawaban si security, “ini sudah 13.15”.. Ya ampun, kami juga tahu kalau sekarang sudah pukul 13.15.. Memangnya kami orang bodoh apa, sudah jam 13.15 nanyain shuttle jam 12.45, masalahnya kan kami sudah nunggu dari jam 12.30, bukan karena telat datang.. Malas berdebat, kami pun batal ke Japanese Garden.. Lagian kalau shuttle-nya ga jelas gini, bisa2 kami ketinggalan shuttle untuk balik ke Berjaya Times Square..

Kami pun menuju salah satu restaurant yang berada di dalam Colmar Tropicale.. Di Colmar Tropicale ada 8 pilihan restaurant atau tempat makan yang bisa dipilih pengunjung.. Ada La Cigogne (fine dining), Le Blason (Malaysian), La Flame (Italian), Le Poulet Roti (roast chicken), La Boulangerie (French bakery), L’Orient (Asian noodles), Le Vin (pub-style food), dan Ryo Zan Tei (Japanese).. Pilihan kami jatuh ke Le Poulet Roti yang menyediakan menu roast chicken.. Kami memesan set menu Whole Chicken (RM 80) yang terdiri dari 1 ekor Roast Chicken (ayam panggang), 4 side dishes, dan 4 homemade muffins.. Pilihan side dishes-nya antara lain Pasta Salad with Tuna Dressing, Mixed Salad & Vinaigrette, Potato Salad, Coleslaw, Mixed Vegetable Salad, Mashed Potato, Baked Beans, Mac & Cheese, Butter Rice, dan Boiled Herbs Potatoes..


 Le Poulet Roti








Selain menu Roast Chicken, Le Poulet Roti juga menawarkan menu2 western lainnya seperti Hot Dog, Chicken Chop, Salad, dll.. Untuk minuman kami memilih Lime Juice & Mineral Water.. Lime Juice-nya ya typical lime juice dalam botol yang dijual di supermarket itu.. Mineral water-nya sih ga usah di-review tapi saya suka karena ada logo Colmar Tropicale-nya.. hehehe.. Untuk side dishes, pilihan kami adalah Mashed Potato, Pasta Salad with Tuna Dressing, Mixed Vegetable Salad, dan Butter Rice.. Kami juga memesan French Fries yang namanya keren banget, Panier De Pommes (RM 10).. wkwkwk..


 Lime Juice (RM 6) & Mineral Water (RM 4.25)


 Homemade Muffin



 Side Dishes



 Roast Chicken


 our lunch @ Le Poulet Roti


Untuk makanannya, menurut saya lumayan.. Ayam dan side dishes-nya masih bisa dimakan, walaupun semuanya tasteless.. Untuk mengakali-nya bisa pakai chili sauce botolan.. hahaha.. Dibandingin sama Nando’s atau Kenny Rogers Roasters jauh lah ya.. hahaha.. Untuk service-nya, no complain.. Waiter-nya tanggap dan ramah, sepertinya juga berasal dari Indonesia kalau dilihat dari logat bicaranya..

Untuk menghabiskan waktu menunggu shuttle balik ke Berjaya Times Square, kami keluar masuk toko, beli roti di La Boulangerie (Choc Croissant-nya enak banget), nonton stage show, sampai nyobain 6D Motion Ride segala.. hahaha.. Kebetulan kemarin ada Chinese Acrobat di stage show-nya.. Saking mati gaya-nya, kami sampai nonton show ini 2x.. wkwkwk.. Ada juga band yang berkeliling di dalam Colmar Tropicale, pengunjung bisa request lagu juga sambil bersantap siang di restaurant-nya.. Lumayan menghibur.. Selebihnya, kami ya duduk2 bengong sambil terkantuk2.. wkwkwk.. Dan ga kami aja lho yang seperti ini.. Teman2 se-mini-van kami banyak yang mengalami nasib serupa.. hehehe..


 6D Motion Ride


 La Boulangerie








 Stage Show schedule




 Chinese Acrobat




Berkaca dari pengalaman menunggu shuttle ke Japanese Garden, kami sudah stand-by lebih awal untuk menunggu shuttle pulang ke Berjaya Times Square.. Mungkin karena masih macet, akhirnya shuttle-nya juga ngaret datangnya.. Sekitar pukul 17.00 mini-van yang ditunggu2 akhirnya datang.. Kali ini kami dapat driver yang nyetirnya lebih ngebut.. Kami ibarat naik roller coaster.. hahaha.. Tapi good part-nya, kami tiba di Berjaya Times Square dalam kurun waktu kurang dari 1 jam.. wkwkwk..




 au revoir Colmar Tropicale


Turun dari mini-van kami langsung menuju Berjaya Times Square Mall.. Kebetulan di dekat pintu masuk ada money changer, dan ternyata rate yang ditawarkan lumayan bagus.. Berhubung jumlah Ringgit di dompet sudah semakin menipis, jadi tukar beberapa ratus ringgit sekalian menukarkan Bath sisa dari Thailand.. Money changer yang satu ini recommended banget karena rate-nya bagus.. Namanya Eastern Union FX dan lokasinya di lantai GF (G-46A), persis di dekat connecting door yang tembus ke Berjaya Times Square Hotel.. Sebelumnya langganan money changer saya adalah yang di Pavilion Mall..

Persis di sebelah money changer, ada toko baju “LOL” yang sekilas logo-nya mirip banget dengan Uniqlo.. Awalnya kami tertarik masuk karena harganya murah2 dan kami kira Uniqlo awalnya.. Bajunya bagus2 dan bahannya lumayan mengingat harganya yang murah.. Adik saya dapat dress bagus seharga RM 30 atau IDR 100k.. Jeans2 juga murah2, ada yang harganya cuma RM 30.. Pokoknya puas belanja di LOL ini.. wkwkwk..

Sudah di Berjaya Times Square, tentunya harus mampir dong ke outlet baju kesayangan kami, Hang Ten.. Kali ini koleksinya ga semenarik tahun2 sebelumnya.. Tapi lumayan banyak yang promo.. Yang banyak dapat tentu saja mami dan papi saya.. hehehe..

Selebihnya kami hanya mampir ke toko2 favorit kami dan akhirnya masuk ke Tiny Taipei.. Tiny Taipei ini adalah spot favorit kami di Berjaya Times Square karena banyak terdapat stand2 yang menjual snack2 enak.. Favorit kami adalah Edibee dan Takio Ikayaki.. Kami juga nyobain scallop dari Scallop-Q.. Cukup enak walaupun ga ngalahin Deep Fried Squid–nya Takio Ikayaki.. wkwkwk.. Ahh nothing beats giant fried squid dan ditutup dengan dried kiwi dari Edibee.. ^_^


 Tiny Taipei @ Berjaya Times Square


 Edibee


 Deep Fried Squid @ Takio Ikayaki (RM 9.90)


Scallop-Q






Colmar Tropicale Office @ Berjaya Times Square
(aka The Chateau)
Level 8, Lot 54 Berjaya Times Square
Telephone  :  03-21491788
Email  :  office.exec@thechateau.com.my


Colmar Tropicale
KM48, Persimpangan Bertingkat Lebuhraya Karak
Bukit Tinggi, 28750 Bentong
Pahang, Malaysia
Telephone  :  +609 221 3666



Berjaya Times Square
1, Jalan Imbi, Bukit Bintang,
55100 Kuala Lumpur, Malaysia
Telp  :  +60 3-2143 2386
https://www.berjayatimessquarekl.com/
Eastern Union FX  :  Ground Floor (GF), G-46A
LOL  :  GF, Lot No G-02
Hang Ten  :  LG - 30
Takio Ikayaki, Scallop-Q, Edibee  :  Tiny Taipei, 3rd Floor